
BANJARBARU, SpectrumBorneo.Com — Wacana bergabungnya Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, ke Partai Gerindra kembali memunculkan dinamika politik di daerah. Sejumlah kader Gerindra di Banjarbaru menyampaikan sikap kehati-hatian dan mengingatkan pentingnya menjaga marwah, konsistensi, dan kultur kaderisasi partai.
Menurut para kader, Gerindra memiliki mekanisme internal dan tradisi perjuangan politik yang kuat. Karena itu, setiap keputusan strategis harus tetap berpijak pada nilai-nilai partai dan aspirasi akar rumput.
“Kami menghormati setiap tokoh nasional, termasuk Pak Budi Arie. Namun kami berharap proses politik di Gerindra tetap mengutamakan marwah dan konsistensi perjuangan partai,” ujar salah satu kader Gerindra Banjarbaru, Sabtu (…).
Para kader menambahkan, Gerindra telah tumbuh sebagai partai politik yang kuat berkat kerja keras kader dari tingkat bawah hingga pusat. Mereka berharap dinamika politik tidak menafikan kontribusi kader yang telah lama mengabdi.
“Gerindra memiliki proses kaderisasi jelas. Kami hanya berharap setiap langkah politik tidak didorong kepentingan pribadi, tetapi benar-benar untuk rakyat dan kejayaan partai,” lanjutnya.
Meski demikian, para kader menegaskan bahwa mereka tetap menghormati keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
“Kami selalu satu komando. Aspirasi ini kami sampaikan sebagai bentuk kecintaan pada partai. Keputusan akhir tetap kami serahkan pada pimpinan,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari DPP Gerindra maupun Budi Arie terkait wacana yang berkembang tersebut.
Catatan Redaksi
SpectrumBorneo.Com memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait sesuai kaidah jurnalistik.

